ADA-ADA SAJA TINGKAH OKNUM GURU HONORER INI !!!

Kamu Bisa Download ini:

Lampung Timur_Bagai mana tidak,Wali kelas di Sekolah Dasar Negri 4 Beringin,di Desa Pakuan aji Kecamatan Sukadana Lampung timur di duga sangatlah berani menarik dana untuk pembuatan seragam batik bagi siswa-siswi baru yang mana tidak di ketahui oleh kepala sekolah tersebut.

Hal ini di benarkan oleh salah satu wali murid inisial W adanya penarikan dana sejumlah Rp 300.000 (Tiga Ratus Ribu Rupiah) yang di lakukan oleh oknum Guru yang menjabat sebagai wali kls 1 atas nama inisial (SL) status tenaga guru honorer sekolah SD tersbut”jum’at (14 September 2018).

Dengan penarikan Dana Pada murid murid siswa siswi baru untuk pembuatan seragam sekolah dari siswa 41 orang x penarikan Siswa Rp,300.000.”./siswa.

Sementara pembuatan Baju Seragam batik siswa baru dengan penjahit terima jadi siswa perempuan Rp 120.000 (Seratus Dua Puluh Ribu Rupiah).’persetel bagi siswa Laki Laki Persiwa Rp 100.000 (Seratus Ribu Rupiah) dalam per stel.jelasnya.

Sebenarnya dengan adanya penarikan dana tersebut kami selaku wali murid sangat merasa keberatan sekali pasalnya anggara itu tidak sedikit bagi kami seorang petani yang pengasilan kesehariannya tidak menentu.jelasnya.

Seharusnya sebelumnya ada penarikan terlebih dahulu di adakan oleh pihak sekolah tidak boleh serta merta memutuskan persolan itu sendiri harus ada mekanismenya dan tidak terlepas dari aturan.apalagi ini menyangkut dana penarikan tidak sedikit jumlahnya.

Apalagi Era sekarang ini khususnya di bidang pendidikan di proritaskan oleh pemerintah pusat melalui mentri pendidikan.perhatikan pemerintah terbukti yang tersalur dana bantuan berupa dana Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) yang di peruntukkan bagi siswa siswi yang tidak mampu.Jelasnya.

Bersaman itu warga setempat Watoyo (48) sangat menyayangkan sekali atas sikap yang sudah di lakukan oleh oknum guru honor bisa bisa nya menarik dana bantuan buat baju seragam di luar kontek kordinasi dengan kepala sekolah.

Seharusnya bagi murid yang tidak mampu ya di bantu bagaimana mencari solusi buat meringankan beban orang tuanya bukan malah sebaliknya,Untuk itu saya selaku warga setempat sangat menyayangkan sekali atas sikap yang telah di lakukan oleh oknum guru manarik dana pada siswa baru terlepas dari mekanisme serta peraturan pemerintah.

Jadi terkait kejadian ini kami selaku warga setempat berharap pemkab lamtim dari dinas pendidikan melakukan pengawasan pada sekolah agar bisa mengatahui penyebabnya bisa terjadi seperti ini bila benar ada pelanggaran yang di lakukan Oknum Guru tersebut maka di beri sanksi tegas supaya kedepan tidak terulang hal yang serupa.Ujar Hartoyo.
(Andi)

Kamu Bisa Download ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *