Tahun 2018,Pemkab Tubaba Kembali Kucurkan Program ADD 10%…

Tulang Bawang Barat(LN)|Pemkab Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung” Di Tahun 2018 Ini Direncanakan Akan Kembali Mengucurkan Program Alokasi Dana Desa (ADD) Dengan Plafon Anggaran Sebesar 10% Persen Dari,, APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Setelah Dikurangi Anggaran Wajib Daerah Untuk Disalurkan ke 93 Tiyuh Yang Ada di Kabupaten setempat.

Foto istimewa.

Sepertinya apa yang dikemukakan Bupati Hi.Umar Ahmad, SP, Yang Di Dampingi Wakil Bupati Fauzi Hasan,SE.MM. Bahwa ,Lahirnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintah Daerah Yang Kemudian Direvisi Dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, serta Undang-undang Nomor 50 Tahun 2018 tentang Pembentukan Daerah Baru Kabupaten Tulang Bawang Barat, telah memberi peluang yang besar kepada daerah Tubaba untuk mengatur penyelenggaraan pemerintahan sampai kepada level yang terendah, tanpa mencederai konstitusi.

Foto istimewa.

“Tiyuh atau Kampung, merupakan unit pemerintahan terendah yang diberikan wewenang melalui asas desentralisasi untuk mengatur rumah tangganya sendiri, menurut kearifan lokal dan potensi masing-masing, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tersebut, daerah diberi otonomi yang seluas-luasnya untuk mengurus seluruh penyelenggaraan pemerintah diluar kewenangan pemerintah pusat untuk membuat sebuah kebijakan daerah yang berhubungan dengan peningkatan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat serta otonomi nyata yang bertanggung jawab” paparnya Umar Ahmad Kepada Media.

Dikemukakan juga oleh Herwan Sahri,SH.M.Ap.(Sekda) bahwa dalam melaksanakan otonomi yang nyata di Kabupaten setempat, adalah melaksanakan apa yang menjadi urusan daerah berdasarkan kewenangan yang telah diberikan dan berdasarkan karakteristik daerah, termasuk pengalokasian ADD di Kabupaten Tubaba.

“Tata kelola ADD yang akuntabel dan transparan serta berkeadilan, kami berikan dan dalam kegunaannya harus tepat sasaran, supaya dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat Tiyuh se Kabupaten Tubaba, semua itu agar mereka dapat hidup dengan lebih mandiri dalam menghadapi berbagai tantangan dalam berbagai pembangunan,” Jelas Herwan Sahri.

Herwan Sahri, juga menyatakan bahwa dalam merealisasikan ADD kepada seluruh Tiyuh di Tubaba, tentunya akan disesuaikan dengan kamampuan keuangan dan realita anggaran yang ada di Kabupaten setempat.

“Jadi kalau masalah nilai berapa anggaran ADD yang akan dikucurkan kepada setiap Kas Tiyuh, tentunya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang tersedia atau sesuai realita keuangan yang ada,” Terangnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mirza Irawan,S.Sos.,MM, menjekaskan bahwa pemberian ADD ke setiap Tiyuh di Kabupaten Tubaba sebagai stimulan dana perangsang untuk membiayai dan mendorong program pemerintah setiap Tiyuh, yang ditunjang dengan partisipasi swadaya gotong royong masyarakat dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat.

“ADD merupakan wujud dari pemenuhan hak Tiyuh, supaya tumbuh dan berkembang mengikuti pertumbuhan Tiyuh itu sendiri berdasarkan demokratisasi, keanekaragaman, partisipatif, otonomi dan pemberdayaan masyarakat, ADD juga perolehan bagian keuangan Tiyuh dari Kabupaten Tubaba yang penyalurannya melalui Kas desa,” Terang Mirza Irawan di beberapa hari lalu.

Lanjutnya, ADD merupakan bagian dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah yang diterima oleh Kabupaten Tubaba, dan pada tahun 2018 dan akan di kucurkan dalam empat tahapan.

“Pada Tahun 2018 ini dalam proses pencairannya setiap Tiyuh akan mencairkannya melalui empat tahapan. Pada tahap pertama bulan Februari 2018 sebesar 20 persen, tahap kedua Bulan April dan tahap ketiga Bulan Juli sama-sama sebesar 30 persen, sedangkan tahap keempat pada Bulan Oktober atau yang terakhir 20 % Dan Secara terperinci, dikatakannya bahwa nilai Anggaran yang akan diberikan kepada seluruh Tiyuh sekabupaten Tubaba akan berbeda-beda dan disesuaikan dengan kondisi riil keuangan yang tersedia.”Tukasnya Mirza Irawan

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *