AQLI PENDERITA JANTUNG BOCOR BUTUH BANTUAN DERMAWAN

Kamu Bisa Download ini:

TANGGAMUS.         LampungNet. Aqli Kavinza (8), putra ke empat dari lima bersaudara, sejak 3 tahun terahir menderita penyakit jantung bocor. Warga dusun II Pekon Sukaraja kecamatan Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Demas Delvina (36) orang tua dari Aqli mengatakan, awalnya anak saya pada sekitar tahun 2016, saat sedang bersekolah PAUD dia mengalami batuk-batuk tidak reda-reda sehingga kami bawa ke Puskesmas Gunung Alip kami khawatir terkena penyakit Tuberculosis (TB) dari hasil cek medis negatif.

Namun batuknya tak kunjung reda, akhrinya dia kami bawa berobat ke Rumah Sakit terdekat Panti Secanti di kecamatan Gisting Tanggamus, “Kamipun kaget Aqli dinyatakan mengidap jantung bengkak awalnya dan dirawat di RS tersebut,” kata Demas.

Setelah itu Aqli dirawat dirumah karena keterbatasan biaya. “Walaupun ada BPJS. Karena juga saya harus mengurus ke-3 orang kakaknya yang masih sekolah semua juga adiknyapun masih butuh perhatian karena masih balita,” ucap Demas, dengan berlinang air mata, Minggu (11/11/18)

Demas, hidup mejanda, dan harus merawat lima anak, dan ibunya, seorang diri dirumahnya. “Dengan keadaan kami seperti ini, saya mengharapkan bantuan dari pemerintah melalui Pemkab Tanggamus, agar bisa membantu biaya pengobatan anak saya ini, yang selama ini belum tersentuh bantuan dari pihak pemerintah,” harapnya.

Tim relawan Komil bantu fasilitasi penginapan untuk berobat di Jakarta.

Dikunjungi Relawan Komil

Disaat disambangi oleh Tim Relawan Sosial yang dipimpin Ny. Sutarti, ketua KOMIL (Komunitas Mutiara Independent Lampung) dari Bandar Lampung, yang datang menjenguk Aqli, terbaring diatas ranjang dengan kondisi napasnya agak tersengal-sengal disertai sesekali menahan sakit disela batuknya.

Aqli hanya bisa mengangguk saat ditanya Sutarti. “Aqli mau diobati supaya lekas sembuh ya Nak,” ucap Sutarti.

Sutarti, menuturkan kedatangan mereka ini akan memfasilitasi transportasi dan tempat penginapan juga rumah sakit di Jakarta. “Sementara kami berupaya dan berusaha untuk mencari donatur untuk biaya berobat Aqli,” tuturnya.

Hal itu ditanggapi oleh Demas sebagai orang tua Aqli, didampingi Darwin Kepala dusun 2 mewakili Kakon setempat, termasuk Nenek dan Pakde Aqli.

“Saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya Bu, yang telah meluangkan waktu untuk kesediaannya membantu kesembuhan Aqli. Namun kami saat ini masih berupaya meminta rujukan dari rumah sakit umum Abdul Moeloek (RSUAM) di Bandar Lampung, sebab sebelumnya Aqli sudah kami Rontgen di RS tersebut dan hasilnya pada saat ini jantung Aqli dinyatakan bocor,” ungkap Demas. (Andi)

Kamu Bisa Download ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *