Hasil Exspo Di Banten Sebagai Koreksi Pemkab Tuba Kedepannya…

Kamu Bisa Download ini:

Tulang Bawang,(LN)|Saat apel rutin pada hari Rabu, (11/7/18) di lingkup Pemkab Tulang Bawang, Asisten II Drs. Tamami Akif mewakili Bupati Tuba Hj.Winarti.SH.MH Dan Sekdakab Ir. Anthoni MM ,sampaikan Pemaparan hasil oleh-oleh kinerja saat mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Ekspo yang baru-baru ini berlangsung di Kota Tanggerang Provinsi Banten.

Hal tersebut di sampaikan guna mengkoreksi agar kinerja kedepan jajaran Pemkab Tulang Bawang makin efektip,sehingga yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang,semakin baik lagi.

Hasil tersebut diketahui, bahwa Kabupaten Tulangbawang perlu untuk kian melakukan peningkatan agar kedepan dapat meraih hasil lebih baik dari pada Tahun 2018 ini.

Beberapa pesan dari Bupati Tulangbawang, Hj. Winarti, SE, MH itu, dengan maksud untuk menambah wawasan dan motivasi kerja pegawai.

“Saat Apkasi Ekspo, tampilan stand kita cukup menonjol dari pada Kabupaten lain, dan ini menjadi kebanggaan, karena stand kita tetap mampu menarik mata investor meski hanya salah satu dari ratusan stand yang ditampilkan di ajang tersebut,” ungkap Bupati Gotong Royong itu yang disampaikan oleh Pembina Apel Asisten II Drs. Tamami Akif.

Di paparkan, pada ajang ini, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang hanya menampilkan potensi daerah dan keunggulan daerah, tetapi tidak diperkenankan melakukan transaksi, sehingga hanya agar menarik investor.

“Untuk itu, mari kita tingkatkan potensi dan keunggulan kita, agar seperti komunitas-komunitas dapat kita bina, lalu bagaimana agar produk potensial dapat dimaksimalkan sehingga kedepan kita dapat tunjukkan lebih baik lagi,” tuturnya.

Sebagai contoh, sambung dia, mengenai kemasan produk harus semakin tampak bagus dalam segi tampilannya, dan hal ini harus menjadi prioritas dalam hal pembinaan kedepan.

Selain itu, disiplin kerja sebagai pegawai diharapkan semakin dapat ditingkatkan, sebab semua ada mekanisme, jadi kehadiran dan izin harus jelas, bila akan melaksanakan izin itu ada waktu maksimalnya.

“Hal ini Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat memperhatikan dan mempelajari ataupun memahami ketentuan sebagai pegawai, sehingga apa saja rambu-rambu, etika dapat terus dilaksanakan,” tutupnya.

(idh)

Kamu Bisa Download ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *