Purwosari Menuju 2025: Fokus Infrastruktur Inklusif dan SDM Unggul

LampungNet.com | Metro, 3 Februari 2025 – Kelurahan Purwosari menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2025 dengan tema Kemajuan Infrastruktur yang Inklusif dan Berkelanjutan. Acara yang berlangsung di Aula Kelurahan ini berjalan lancar dan kondusif, dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Lurah Purwosari Sutoro dan Wali Kota Metro Wahdi.
Dalam sambutannya, Sutoro mengungkapkan capaian dan tantangan dalam realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2023, target PBB sebesar Rp167,2 juta, namun realisasinya hanya mencapai Rp116,3 juta dengan pajak terhutang Rp50,8 juta. Sementara itu, pada 2024, target PBB meningkat menjadi Rp189,6 juta, dengan realisasi sebesar Rp140,3 juta dan pajak terhutang Rp49,3 juta.
“Kenaikan ini menjadi kabar baik, tetapi masih ada kendala seperti SPPT ganda, ketidaksesuaian domisili, dan kepemilikan tanah yang belum dibalik nama. Oleh karena itu, kami akan mengintensifkan penagihan langsung serta sosialisasi manfaat pajak demi kemajuan infrastruktur,” ujar Sutoro.
Dana Kelurahan untuk Infrastruktur dan Pembangunan Sosial
Sutoro juga memaparkan penggunaan Dana Kelurahan Purwosari 2024 yang mencapai Rp136,5 juta. Dana ini telah dialokasikan untuk pembangunan drainase, gorong-gorong, pengecoran jalan, renovasi pos ronda, serta pembangunan pagar posyandu.
Lebih lanjut, ada beberapa usulan pembangunan untuk tahun depan, termasuk perbaikan aula kelurahan, pembangunan drainase di beberapa titik, perbaikan jalan, serta peningkatan saluran irigasi sawah guna mendukung sektor pertanian.
Fokus pada SDM: Kunci Keberhasilan Pembangunan
Sementara itu, Wali Kota Metro Wahdi menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
“Pembangunan yang baik tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga SDM yang unggul. Jika masyarakat memiliki keahlian dan karakter yang baik, maka kemajuan akan lebih cepat tercapai,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya nilai-nilai budi pekerti dan kejujuran bagi generasi muda, demi menciptakan masyarakat yang berakhlak dan berintelektual tinggi.
Di akhir sambutannya, Wahdi yang masa jabatannya segera berakhir, menyampaikan permohonan maaf jika ada kekurangan selama kepemimpinannya.
“Saya berharap, siapa pun yang memimpin Kota Metro ke depan dapat membawa daerah ini semakin maju dan berkembang,” tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan, Musrenbang ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi pembangunan Purwosari yang lebih baik di tahun 2025.
(ADV)